Kapendam I/ BB : Janji Bisa Masukkan Akmil Mayor Gadungan Diamankan Kodim 0201/BS

Daerah Medan TNI

Medan, www.sibayakpost.id – Pasintel Kodim 0201/Berdiri Sendiri (BS), Tim Danpok Bansus berhasil mengamankan Arianto seorang pria mengaku berpangkat Mayor (40 tahun) Alamat Pasar 8 Marelan Kab. Deli serdang melakukan penipuan dengan mengaku bisa memasukkan ke Akademi Militer (Akmil) saat berada dikawasan Pasar 8 Marelan, Medan, Sumatra Utara.(22/03/2020).
Setelah diamankan pria ini tidak bisa menunjukan identitasnya sebagai anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI), berikut barang bukti yang berhasil disita antara lain :
– Topi Pet Hijau Pangkat Pamen.
– Kaos Loreng
– Topi Hijau Ekapaksi
– Satu Buah Pin Intel Ekapaksi.
– Tas Berlogo Rider.
– Stempel PTPN II Beserta Tintanya.
Kapendam I/BB Kolonel Inf Zeni Djunaidi SSos menyampaikan bahwa Kodim 0201/BS memang benar telah melakukan penangkapan atas seorang Pria mengaku anggota TNI berpangkat Mayor dari Mabes TNI. Pria tersebut melakukan penipuan terhadap warga masyarakat dengan janji bisa memasukkan ke Akademi Militer (Akmil). Penangkapan terjadi didaerah Marelan Kab. Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara (Provsu) pada hari Minggu, (22/3/2020).
Perkembangan selanjutnya TNI Gadungan ini dibawa dan diadakan pemeriksaan awal di Makodim 0201/BS oleh Danpok Bansus Serka Irwan Charles Sitompul SH MH, namun Pria tersebut tidak bisa memperlihatkan identitasnya secara lengkap sebagai anggota TNI sehingga dilakukan pemeriksaan secara seksama .
Hasil pemeriksaan lanjutan diperoleh informasi sementara bahwa : Pelaku mengaku dan mengatakan telah berhasil memperdaya seorang warga masyarakat bernama Antoni penduduk Batangkuis dengan iming-iming bisa lulus Akmil dan pelaku berhasil membawa kabur sepeda motor Scorpio Z (telah dijual pelaku), selanjutnya orang tua korban juga telah memberikan atau menyerahkan uang sebesar Rp 60 juta, pelaku saat melakukan kegiatan aksinya sering bersama temannya bernama ucok yang kabur melarikan diri saat penangkapan, penipuan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Awalnya korban menyatakan merasa yakin kalau pria bernama Arianto ini seorang Prajurit TNI, karena tersangka sering membawa seperti senjata api beneran. Namun kalau untuk senjata api ini belum diketahui apakah senjata softgun atau mancis (dibawa kabur temannya melarikan diri). Ditambah lagi korban semakin yakin ketika dibawa untuk cek kesehatan di RSU Putri Hijau.
Tak hanya melakukan penipuan terhadap Antoni saja, hasil pemeriksaan diperoleh informasi lagi bahwa tersangka juga berhasil menipu Irwan Cs dengan meraup uang belasan juta untuk keperluan kepengurusan tanah Eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II) di Binjai dan Tanjung Morawa.
Dari sinilah terungkap bahwa tersangka pernah menjadi Satpam PTPN II yang bertugas di Batangkuis, selama 7 tahun dan kemudian dipecat. Guna pengembangan penyelidikan lebih lanjut tersangka Arianto diserahkan ke Polrestabes Medan. (Polim/Ridwan)
Sumber Pendam I/ BB.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *